Khamis, 6 September 2018

mengenal allah

MENGENAL ALLAH SWT

AWALUDIN MA’RIFATULLAH Artinya : Awal agama mengenal Allah.

LAYASUL SHALAT ILLA BIN MA’RIFAT Artinya: Tidak sah  sholat tanpa mengenal Allah.

MAN ARAFA NAFSAHU FAKAT ARAFA RABBAHU Artinya: Barang siapa mengenal dirinya dia mengenal Tuhannya.

ALASTU BIRAB BIKUM QOLU BALA SYAHIDNA  Artinya: Bukankah aku ini Tuhanmu ? Betul engkau Tuhan kami,kami menjadi saksi.(QS.AL-ARAF 7:172)

AL INSANNU SIRRI WA ANNA SIRRUHU Artinya: Manusia itu RahsiaKu dan akulah Rahsianya.

WAFI AMFUSIKUM AFALA TUBSIRUUN Artinya: Di dalam dirimu mengapa kamu tidak melihat.

ANAHNU AKRABI MIN HABIL WARIZ Artinya: Aku lebih dekat dari urat nadi lehermu.

LAA TAK BUDU RABBANA LAM YARAH Artinya: Aku tidak akan menyembah Allah apabila aku tidak melihatnya terlebih dahulu.

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH Pada malam Ghaibul Ghaib iaitu dalam keadaan antah-berantah hanya Dzat semata. Belum ada awal dan belum ada akhir, belum ada bulan dan belum ada matahari, belum ada bintang belum ada sesuatupun. Malahan belum ada Tuhan yang bernama Allah, maka dalam keadaan ini, Diri yang punya Dzat tersebut telah mentajalikan diri-Nya untuk memuji diri-Nya. Lantas tajalilah  Nur Allah dan kemudian tajali pula  Nur Muhammad (Insan Kamil), yang pada peringkat ini dinamakan Anta Ana, (Kamu, Aku) , (Aku,Kamu),Ana Anta. Maka yang punya Dzat bertanya kepada Nur Muhammad dan sekalian Roh untuk menentukan kedudukan dan taraf hamba. Lantas ditanyakan kepada Nur Muhammad, Aku ini Tuhanmu? Maka dijawablah Nur Muhammadyang mewakili seluruh Roh, Ya…Engkau Tuhanku. Persaksian ini dengan jelas diterangkan dalam Al-Qur’an surat Al-Araf 7:172:

ALASTU BIRAB BIKUM, QOOLU BALA SYAHIDNA. Artinya : Bukan aku ini Tuhanmu? Betul engkau Tuhan kami, Kami menjadi Saksi. Selepas pengakuan atau persumpahan Roh itu dilaksanakan, maka bermulalah era baru di dalam perwujudan Allah SWT. Seperti firman Allah dalam Hadits Qudsi yang artinya:“Aku suka mengenal diriku, lalu aku jadikan mahkluk ini dan aku perkenalkan diriku. Apa yang dimaksud dengan mahkluk ini ialah : Nur Muhammad sebab seluruh kejadian alam maya ini dijadikan daripada Nur Muhammad tujuan yang punya Dzat mentajalikan Nur Muhammad adalah untuk memperkenalkan diri-nya sendiri dengan diri Rahsianya sendiri. Maka diri Rahsianya itu adalah ditanggung dan diakui amanahnya oleh suatu kejadian yang bernama : Insan yang bertubuh diri bathin (Roh) dan diri bathin itulah diri manusia, atau Rohani. Firman Allah dalam hadis Qudsi:

AL-INSAANU SIRRI WA-ANA SIRRUHU Artinya : Manusia itu RahsiaKu dan Akulah yang menjadi Rahsianya. Jadi yang dinamakan manusia itu ialah kerana ia mengenal Rahsia. Dengan perkataan lain manusia itu mengandung Rahsia Allah. Kerana manusia menanggung Rahsia Allah maka manusia harus berusaha mengenal dirinya, dan dengan mengenal dirinya manusia akan dapat mengenal Tuhannya, sehingga lebih mudah kembali menyerahkan dirinya kepada Yang Punya Diri pada waktu dipanggil oleh Allah SWT. Iaitu tatkala berpisah Roh dengan jasad. (Tambahan Hajrikhusyuk: kembali kepada Allah harus selalu dilakukan semasa hidup, masih berjasad, contohnya dengan solat, kerana solat adalah mikraj orang mukmin atau dengan ‘mati sebelum mati’). Firman Allah An-Nisa 4:58:

INNALLAHA YAK MARUKUM ANTU ABDUL AMANATI ILAAHLIHA. Artinya: Sesunggunya Allah memerintahkan kamu supaya memulangkan amanah kepada yang berhak menerimanya. (Allah). Hal tersebut di atas dipertegas lagi oleh Allah dalam Hadits Qudsi :

MAN ARAFA NAFSAHU,FAQAT ARAFA RABAHU. Artinya : Barang siapa mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya. Dalam menawarkan tugas yang sangat berat ini, pernah ditawarkan Rahsia-nya itu kepada Langit, Bumi dan Gunung-gunung tetapi semuanya tidak sanggup menerimanya. Seperti firman Allah SWT Al Ahzab 33:72. INNA ‘ARAT NAL AMATA, ALAS SAMAWATI WAL ARDI WAL JIBAL FA ABAINA ANYAH MILNAHA WA AS FAKNA MINHA,WAHAMA LAHAL INSANNU. Artinya : Sesungguhnya kami telah menawarkan suatu amanat kepada langit, bumi dan gunung-ganang tetapi mereka enggan memikulnya dan merasa tidak akan sanggup, lantas hanya manusia yang sanggup menerimanya. Oleh kerana amanat (Rahsia Allah) telah diterima, maka adalah menjadi tanggung jawab manusia untuk menunaikan janjinya. Dengan kata lain tugas manusia adalah menjaga hubungannya dengan yang punya Rahsia. Setelah amanat (Rahsia Allah) diterima oleh manusia (diri Batin/Roh) untuk tujan inilah maka Adam dilahirkan untuk bagi memperbanyak diri, diri penanggung Rahsia dan berkembang dari satu abad  ke satu abad, diri satu generasi ke satu generasi yang lain sampai alam ini mengalami KIAMAT  DAN RAHSIA ITU  KEMBALI  KEPADA ALLAH. INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAAJIUN. Artinya : Kita berasal dari Allah, dan  kembali kepada Allah.

aku lebih baik darimu

IBLIS ITU SANGAT ALIM

Jika engkau bertanya tentang Al-Qur'an kpd iblis, maka iblis akan bisa menerangkan dg sangat jelas, karena iblis tau persis kapan ayat itu turun dari langit...

Jika engkau bertanya tentang ilmu hadist kpd iblis, maka iblis akan sangat pandai menjelaskannya,
karena iblis tau asbabul wurud dari hadist tsb....

Jika engkau bertanya tentang kisah para nabi, iblis akan dg tepat menceritakannya karena iblis sudah ada sejak nabi adam masih berada dalam surga...

iblis ahli alqur'an...
iblis ahli hadist....
iblis ahli riwayat..
iblis alim/pandai dalam segala ilmu...

Tapi iblis tdk menjadi kekasih Allah, karena dalam diri iblis ada kalimat...

AKU LEBIH BAIK DARI KAMU

Semoga sedikit ilmu yg dititipkan Allah Subhana Wa Ta'alla dihati kita tdk menjadikan kita sombong dalam segala urusan...
Juga paham bahwa ilmu tak menjamin orang pasti ta'at dan sholeh.

Yang aku takut...hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat, namun
sangat pandai menasehati
Yang aku takut...aku merasa paling benar, sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut...egoku terlalu tinggi, hingga
merasa paling baik di antara yang lain.

Yang aku takut...aku lupa bercermin, namun
sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut...ilmuku akan membuatku
menjadi sombong,memandang yang lain berbeda denganku.

Yang aku takut...lidahku makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut...aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam berbuat.

Yang aku takut...aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.

Yang aku takut...aku membenci dosa orang lain, namun saat aku sendiri buat dosa aku enggan membencinya.

Kiranya Allah Subhana Wa Ta'alla
senantiasa menyadarkanku sehingga lebih rajin instrospeksi diri daripada mengurusi orang lain yang belum tentu perilaku dan tutur katanya lebih baik dari diriku. Aamiin...

SELALULAH MELIHAT KE DALAM HATI

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

tauhid

ARTI TAUHID

Tauhid boleh diartikan sebagai suatu keyakinan yang mutlak terhadap Allah s.w.t. tanpa disekutukan dengan yang lain.

Bila kita tauhid dengan Allah s.w.t. berarti kita benar-benar bergantung kepada-Nya, tanpa sedikit pun ragu, syakwasangka dan was-was terhadap Allah.

Tauhid kita kepada Allah adalah meliputi :

          Zat Allah

          Sifat Allah

          Asma Allah

          Afa’al Allah.

Firman Allah di dalam Al-Quran

Surah : Al-Fatihah ayat 3-4

Artinya :

Engkaulah Allah yang memiliki hari kemudian. Kepada Allah kami menyembah dan kepada Allah kami minta pertolongan.

Tauhid pada Zat Allah maknanya adalah kita bergantung mutlak bahwa Zat Allah saja yang memerintah di alam semesta ini, dan Dialah tuhan semesta alam dan tidak pula kita menyekutukanNya dengan yang lain, seperti firman Allah s.w.t diatas.
Tauhid pada Sifat Allah berarti kita bergantung sepenuhnya kepada Allah dan kita tidak berhak atas sesuatu apapun kecuali dengan izinNya.
Sebagaimana dalam ayat ini  :

Tidak hidup aku, hanya Allah yang hidup, tidak mengetahui aku hanya Allah saja yang mengetahui, tidak mendengar aku hanya Allah yang mendengar, tidak melihat aku hanya Allah yang melihat, tidak berkuasa aku hanya Allah yang berkuasa, tidak berkehendak aku hanya Allah yang berkehendak Tidak berkata-kata aku hanya Allah saja yang berkata-kata. Dialah sebenar-benarnya bagi segala-galanya.

Caranya adalah dengan kita nafi menafikan diri zahir kita dan isbad mengisbadkan kepada Allah s.w.t saja.

Tauhid  pada Asma Allah berarti kita memandang bahwa setiap yang ada dan yang wujud itu adalah membawa nama Allah.
Seperti firmanNya didalam Al-Quran

Surah : Al-Baqarah   ayat 115

Dimana saja kamu menghadap disitulah kamu lihat wajah Allah

Firman Allah didalam al-Quran lagi

Dialah pencipta yang mengadakan bentuk rupa dan mempunyai nama yang paling banyak.

Tauhid pada Afa’al yaitu kelakuan Allah s.w.t.  dimana kita menafikan kelakuan diri zahir kita kemudian mengisbabkan kepada diri batin kita yaitu kelakuan Zat Allah s.w.t  semata-mata.
Dengan dalil :

Saksikan  yang banyak pada yang satu

Dan

Saksikan yang satu pada yang banyak.

          Adapun makna kita saksikan yang banyak kepada yang satu adalah dengan kita melihat dan menyakini bahwa semua perbuatan dan perlakuan diatas alam semesta ini adalah datang dari pada yang satu yaitu perbuatan Zat Allah taala semata-mata.

          Dan adapun makna kita saksikan yang satu pada yang banyak adalah dengan kita melihat dan meyakini bahwasanya perlakuan Zat Alllah lah yang menghasilkan atau menimbulkan perlakuan serba beraneka ragam diatas alam dunia ini.

serban

Pernah hamba mendengar sebuah cerita sufi dari Turki – seorang yang bernama Nuruddin Khoja. Dia yang berserban dan berjubah besar pada suatu ketika menaiki keldai memasuki sebuah kampung. Orang kampung mengalu-alukan kedatangannya dan melaung,

“Ulama, ulama, ulama… ulama sudah datang. Mari kita belajar daripadanya.”

Dia hairan lalu bertanya,

“Mana kamu semua tahu yang aku ini ulama?”

Orang kampung itu menjawab,

“Daripada serban dan jubah yang kamu pakai.”

Lalu Nuruddin meletakkan serbannya di atas kepala keldainya dan berkata,

“Ayuh, belajarlah daripada keldai ini.” Sentap.

Orang kampung kehairanan dan bertanya,

“Mengapa kami perlu belajar dari keldai ini?”

Nuruddin secara selamba menjawab,

“Bukankah kamu semua beranggapan bahawa aku seorang ulama hanya kerana aku berserban? Jika demikian keldai ku sekarang telah berserban, maka kamu belajarlah daripadanya.”

Deep. Sindiran sinis daripada Nuruddin ini sesungguhnya membuktikan bahawa pakaian luaran bukan petunjuk kepada nilai diri kita.

Nilai orang berilmu pada ilmu dan akhlaknya, bukan pada serban dan jubahnya atau selendang ridaknya. Tetapi begitulah selalunya, nilaian orang terhadap kita dan nilaian kita terhadap diri kita sendiri.

ISYARAT PERKATAAN 4 SAHABAT RASULULLAH

ISYARAT PERKATAAN 4 SAHABAT RASULULLAH

Saidina Abu Bakar Siddik r.a.

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah semata mata DAHULUNYA)

Umar bin Khattab r.a :

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah Ta’ala semata-mata KEMUDIANNYA)

Usman bin Affan r.a :

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatuhanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta’ala semata-mata BESERTANYA)

Ali bin Abi Talib r.a :

(Tidak Aku lihat pada wujud sesuatu hanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta’ala semata-mata MAUJUD PADANYA).

Itulah isyarat-isyarat ayat Al Qur’an

Wakulli hamdulillah sayurikum aayaatihi faakhiru naha”

Dan ucapkanlah puji bagi Allah kerana sangat nampak bagi kamu pada wujud diri kami itu sendiri, akan tanda tanda kebesaran Allah Ta’ala, supaya kamu dapat mengenalnya”

Sabda Nabi Muhammad saw :

Mamtalabal maula bikhairi nafsihi fakaddalla dalalam baida”

Barang siapa mengenal Allah Ta’ala diluar dari pada mengenal hakikat dirinya sendiri., maka sesungguhnya adalah ia sesat yang bersangat sesat.

Kerana hakikat diri yang sebenarnya, baik rohani dan jasmani tidak lain adalah wujud kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD itu semata-mata.

Maka apa-apa nama segala yang maujud pada alam ini, baik pada alam yang nyata dan alam yang gaib adalah semuanya nama majazi bagi kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD.

Adapun makna Syahadat itu adalah :

"ASYHADU ANLAA ILAHA ILA ALLAH”

Naik saksi aku bahwasanya Rohku dan Jasadku tidak lain, melainkan wujud kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD semata-mata.

"WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH”

Dan naik saksi Aku bahwa hanya MUHAMMAD RASULULLAH itu tiada lain, melainkan wujud kebenaran tajalli NUR MUHAMMAD yang sebenar benarnya.

Maka kesempurnaan Musyahadah, Murakabah, dan Musyafahah, yakni ke-Esa-an pada diri yaitu pada keluar masuknya Nafas..

Tidak ada lagi “LAA”

Tetapi hanya “ILLAHA”

Tidak lain Nafsi ”ILLAHU”

Melainkan wujud kebesaran NUR MUHAMMAD semata mata.

fitrah diri

FITRAH DIRI

Ternyata mereka mengajarkan hal yang sama tentang fitrah serta tata caranya juga sama melalui kajian diri sendiri Seandainya kita tahu bahwa yang mereka ajarkan sama…Kita tidak akan heboh soal Agama… Semoga damai di bumi …

Barang siapa mengenal dirinya, maka dia mengenal ALLAH, bila dia mengenal ALLAH maka dirinya merasa bodoh Barang siapa yang mencari ALLAH keluar dari dirinya sendiri maka dia akan tersesat semakin jauh

Sabda Rasulullah Bacalah kitab yang kekal yang berada di dalam diri  sendiri....

Tanda-tanda Allah di segenap penjuru Dan di dalam diri mereka sendiri ( Fushshilat 41 : 53 )

Allah akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Allah di segenap ufuk, dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka, bahwa Al-Qur'an itu benar. Dan apakah Robb-mu tidak cukup (bagi kamu), bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu."

Allah menempatkan diri antara manusia dengan qalbunya (Al Anfaal 8 : 24)

"Hai orang-orang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul, apabila Rasul menyeru kamu, kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya, kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan."

Di dalam setiap rongga anak Adam, Aku ciptakan suatu mahligai yang disebut dada, dalam dada ada qalbu, dalam qalbu ada fuad, dalam fuad ada syaqfu/SANUBARI, dalam syaqfu ada sirr, di dalam sirr ada Aku( Hadits Qudsi )

Aku tidak berada di bumi ataupun di langit, tapi Aku berada dalam hati orang yang beriman(Hadist Qudsi) Allah tidak berada di Mekah ataupun di Cina

Surat Al Hajj 22:26 ini… Penuh makna bagi mereka yang menunaikan ibadah haji … bagi kita semua … Buka kerudung akal kita …!!! Rumah yang mana yang harus kita sucikan masjid Zahir / masjid dalam diri kita yang menjadi tempat sujud kita ??? Bila rumah Allah dibuat dari batu bata, Allahnya seperti apa ??? Fikir saja sendiri …!!! manusia yang berakal  dengan Bertafakkur menilik diri Sendiri

Diri kita yang hakikat

DIRI KITA HAQIQATNYA # KOSONG
********************************************

Bg yg MEMAHAMI / # MERASAI PENGERTIAN
- KELUAR
- MASUK nya ...
ROH dlm JASAD KITA

KITA KEMBALI MENGENAL
- SIR ( RAHASIA ) ALLAH DLM DIRI
# 7 SIFAT MAANI ALLAH TAALA DLM DIRI ( ROH ) KITA ...

SIFAT MAANI ialah SIFAT yg ADA pd # DZAT ALLAH
yg SESUAI dgn # KESEMPURNAAN ALLAH
krn
# KEBERADAAN SIFAT inilah MUNCUL nya # SIFAT MA' NAWIYAH

7 SIFAT MAANI
*******************
1 HAYAT
2 ILMU
3 QUDRAT
4 IRADAT
5 SAMA
6 BASAR
7 KALAM

# 7 SIFAT MAANI ialah SIFAT- SIFAT yg juga DIMILIKI oleh MAKHLUQ
BEDA nya yg MEMILIKI SIFAT ini ALLAH
- maka SIFAT ini # TIDAK TERBATAS ...
sdgkan
jika yg MEMILIKI SIFAT ini MAKHLUQ
- maka SIFAT ini # TERBATAS

Contohnya:
ALLAH MAHA HIDUP artinya SELAMA nya TIDAK MATI ...
( TIDAK TERBATAS ... )

sdgkan

MAKHLUQ juga HIDUP ttpi akan MENEMPUH KEMATIAN
( TERBATAS )
.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
.
1 HAYAT
***********
HIDUP nya KITA
krn
- HIDUP nya MUHAMMAD dlm DIRI KITA
HIDUP nya MUHAMMAD dlm DIRI KITA
krn
- # HAYAT Nya ALLAH TAALA ...
.
---------------------------------------------------------
.
2 ILMU
*********
TAHU nya KITA
krn
- TAHU nya MUHAMMAD pd HATI KITA
TAHU nya MUHAMMAD pd HATI KITA
krn
- # ILMU Nya ALLAH TAALA ...
.
-----------------------------------------------------------
.
3 QUDRAT
*************
KUASA nya KITA
krn
- KUASA nya MUHAMMAD pd TULANG KITA
KUASA nya MUHAMMAD pd TULANG KITA
krn
- # QUDRAT Nya ALLAH TAALA ...
.
------------------------------------------------------------
.
4 IRADAT
************
BERKEHENDAK nya KITA
krn
- KEHENDAK nya MUHAMMAD pd NAFSU KITA
KEHENDAK nya MUHAMMAD pd NAFSU KITA
krn
- # IRADAT Nya ALLAH TAALA ...
.
--------------------------------------------------------------
.
5 SAMA
**********
MENDENGAR nya KITA
krn
- PENDENGARAN nya MUHAMMAD pd TELINGA KITA
MENDENGAR nya MUHAMMAD pd TELINGA KITA
krn
- # SAMI Nya ALLAH TAALA ...
.
----------------------------------------------------------------
.
6 BASAR
************
MELIHAT nya KITA
krn
- PENGLIHATAN nya MUHAMMAD pd MATA KITA
MELIHAT nya MUHAMMAD pd MATA KITA
krn
- # BASIR  Nya ALLAH TAALA ...
.
-----------------------------------------------------------------
.
7 KALAM
************
BERKATA nya KITA
krn
- SABDA nya MUHAMMAD pd LIDAH KITA
BERSABDA nya MUHAMMAD pd LIDAH KITA
krn
- # KALAM Nya ALLAH TAALA ...
.
________________________________________
.
RENUNGI SIAPAKAH DIRI KITA SBNRNYA ?
*****************************************************

# FAHAMI HAQIQAT PENGERTIAN MUHAMMAD

- AWAL MUHAMMAD ialah
# NURANI menjadi # ROH dlm DIRI kita

- AKHIR MUHAMMAD ialah
# ROHANI menjadi # HATI dlm DIRI kita

- DZAHIR MUHAMMAD ialah
# INSANI menjadi # RUPA dlm DIRI kita

- BATHIN MUHAMMAD ialah
# RABBANI menjadi # UJUD dlm DIRI kita
.
_________________________________________
.
HAQIQAT nya
*****************
KITA SBNR nya KOSONG ( 0 )
KITA SBNR nya DIPINJAM / MEMINJAM
- QUDRAT
- IRADAT ALLAH

di mana
.
====================================
QUDRAT ALLAH TAALA menjadi # ROH KITA
sbg
- # KUASA Nya ALLAH pd INSAN
BERKUASA nya INSAN atas IZIN ALLAH
====================================
.
====================================
IRADAT ALLAH TAALA menjadi NAFSU KITA
sbg
- # KEHENDAK Nya ALLAH pd INSAN
BERKEHENDAK nya INSAN atas IZIN ALLAH
====================================
.
mlh ...
ROH KITA
- DIPINJAM
- MEMINJAM
7 SIFAT MAANI ALLAH

iaitu

1 QUDRAT - BERKUASA
2 IRADAT - BERKEHENDAK
3 ILMU - MENGETAHUI
4 HAYAT - HIDUP
5 SAMA - MENDENGAR
6 BASAR - MELIHAT
7 KALAM - BERKATA
.
HAQIQAT nya
*****************
KITA ini KOSONG semata- mata ...
- ROH KITA KOSONG TANPA # 7 SIFAT MAANI
- JASAD KITA KOSONG TANPA ROH
- JASAD KITA TIADA TANPA ALLAH CIPTAKAN
- JASAD KITA MATI TANPA ALLAH HIDUPKAN ( ROH- QUDRAT )
- JASAD KITA KAKU TANPA ALLAH GERAKKAN ( ROH- IRADAT )

PARA AHLUL MAKRIFAT
yg TLH MENGENAL DIRI nya ( KOSONG )
SGL AMAL IBADAT yg DILAKUKAN ialah
.
==========================================
P/S !!!
********
MRK TIDAK AKAN MERASAI PUNYAI IBADAH
DIRI MRK TLH KOSONG SEKOSONG- KOSONG nya
TIDAK ADA BHGN UTK MRK
krn
- ROHANIAH
- JASMANIAH
SEMUA adalah MUTLAQ MILIK ALLAH
==========================================
.
TAMSILAN nya
******************
Dari DUNIA shg AKHIRAT ...
KITA hanyalah BAYANG yg MENURUT EMPUNYA BAYANG
ibarat spt
- GAMBARAN dlm # KACA yg MENGACA
.
HAQIQAT SBNR nya
*************************
- DIRI ialah # ROH
- ROH ialah NAFS / JIWA
- NAFS / JIWA ialah # NAIK TURUN NAFAS
- NAIK TURUN NAFAS ialah # SIR ( RAHASIA )
dikatakan
.
==================================
SIR ( RAHASIA ) ialah # NUR MUHAMMAD
==================================
.
HAQIQAT DLM MAKRIFAT
ILMU KEROHANIAN DIRI
.

Feature Post

Perjalanan tentang jarak

Aku pernah menyangka bahawa perjalanan paling jauh adalah tentang jarak. Tentang kota‑kota yang belum sempat aku kunjungi. Tenta...

Popular Post