Jumaat, 13 April 2012

Jangan bersedih

Apabila kita asyik duduk termenung memikirkan nasib diri disini...
merenung jauh mereka disana hidup penuh keseronokan dan kegembiraan...
Namun... kita masih tak sedar tentang hakikat erti kebahagiaan yang sebenar - benarnya..


Ramai orang tersalah sangka tentang maksud ketenangan dalam hidupnya. Selalu orang mengaitkan ketenangan itu dengan faktor harta, dengan faktor kekayaan walau itu boleh jadi penyumbang tetapi itu bukan segala - galanya.


Betapa ramai orang yang berada dalam rumah yang besar. Tidur diatas katil yang empuk. Tetapi dia tidak lebih enak atau pun lenanya tidak nyenyak. bahkan ada orang yang tidur di pondok buruk kadang - kadang dia lebih lena berbanding kita.


Ada orang yang berada di hadapannya hidangan yang hebat. lauk pauk yang bagus tetapi lidahnya tidak enak. Lebih enak lagi orang yang makan kadang - kadang dengan satu dua mata lauk tetapi dia lebih sedap dan selesa makannya.


Kata Hamka " Lihatlah bagaimana Allah membahagi - bahagikan nikmat"


Semua orang salah sangka kalau orang itu ada rumah besar dan ada makanan yang sedap. Tentulah hidupnya bahagia dan tenang... Belum Tentu.


Tiada siapa mampu menghalang ketetapan Allah SWT


Jika Allah hendak memberikan kebahagian kepada seseorang, dia tidak boleh ditahan oleh apa - apa tangan sekalipun. 


Jika Allah menghalang kebahagiaan kepada seseorang, dia tidak boleh dihulur oleh apa - apa tangan sekalipun. 


Jika Allah uruskan urusan kita dan Allah tidak serahkan diri kita kepada kita walau sekelip mata, dunia boleh berbuat apa - apa tetapi mereka tidak boleh mencabar kebesaran kerajaan Allah.


Jika Allah mengatur untuk kita apa yang orang sangka tewas, kita akan melihat kemenangan dari sisi Allah.
Apa yang orang rasa rugi, Allah akan memberikan keuntungan yang mana jalan jalan manusia tak sangka tetapi Allah boleh menwujudkan keajaiban dalam kehidupan


Apabila kita asyik mengeluh setiap kali ditimpa musibah


Lihatlah dunia ini. kadang kadang kita lihat manusia, dia hilang suatu benda ini daripada dunia kadang kadang macam dia hilang segala - galanya.


Berapa banyak dalam hidup kita telah melalui keperitan hidup? Ketika kita kena keperitan, kita rasa kita tidak dapat keluar daripadanya. Tetapi hari ini Allah telah keluarkan kita, berada dalam keadaan yang baik. 


Ketika kita ditimpa musibah tertentu, Kita kata, "Habislah aku kali ini"... Tetapi usia kita telah berjalan, kita masih lagi hidup dan makan serta menikmati kurnian kehidupan ini.


Ketika kita kata, " Ya Allah tolonglah aku, ya Allah tolonglah aku, aku susah ya Allah ".. harini kita pun telah lupa akan perkataan itu dan kita pun lupa kadang - kadang untuk bersyukur diatas pelbagai ranjang hidup yang telah Allah kelurakan kita darinya.


" Cukuplah bagi kami Allah, dia sebaik - baik tempat diserahkan urusan"


Pengalaman sering mematangkan kita


Siapa yang tidak melaluinya tidak akan memahami maksudnya. Orang - orang yang pernah hidup dan bertawakal, dia mengetahui tentang keajaiban bertawakal. Bila hati insan bulat kepada ya rabb...


" Ya allah aku serahkan urusan ini kepada mu ya Allah"


Kita sering lupa kita masih punyai kehidupan di Akhirat


Apabila insan melihat dunia daripada dimensi akhirat, dia akan merasakan dunia ini sangat kecil. Kehidupan ini sangat luas.


Nabi sebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Iman muslim...
Allah bawa pada hari akhirat manusia yang paling derita dalam dunia ini...Allah ambil dia.. Allah masukkan dia kedalam syurga.. kemudian dia dikeluarkan lalu ditanyanya " wahai fulan adakah kau berasa derita dalam hidup" ?.. Dia berkata " Tidak! aku tak pernah derita pun dalam hidup ini ".. Hanya kerana masuk sekelip mata dalam syurga, lupa cerita derita.


Allah ambil manusia yang paling nikmat dalam dunia ini. Allah celupkan dia kedalam neraka lalu dikelurkan dia. Dan ditanya, " Pernahkah kau merasai nikmat dalam hidup ini "?... Dia berkata, " Tidak !, aku tak pernah ada nikmat pun dalam hidup ini "... Hanya dengan satu celupan saja kedalam neraka, manusia lupa segala kisah nikmat dalam hidupnya.


Masihkah kita teringat akan nikmat yang Allah berikan selama ini ?


Kita selalu nak bersyukur kalau kita diberikan benda baru dan kita lupa bahawasanya apa yang ada pada kita ini suatu nikmat yang cukup besar.


Satu hamba Allah yang patah kakinya yang dia tidak pernah pun sebut dulu barangkali tak pernah teringat tentang nikmat kaki yang setiap hari dia pijak... tetapi apabila suatu hari dia sakit kaki dia kata, " Ya Allah bagilah balik kaki aku, sembuhkan lah balik". Dia tahu besarnya nikmat kaki..


Kata Hamka, " Yang ada ini sudah harapan kita "


Bukan salah untuk kita mengharapkan yang belum ada, tetapi jangan lupa yang telah ada.


Bersyukurlah wahai diri ini


Sebahagian para sarjana menyebut.. Syukur itu kadang kala lebih tinggi makamnya daripada sabar. Ramai orang terpaksa bersabar tetapi belum tentu oarang yang dapat nikmat itu bersyukur diatas nikmat.


" Ya Allah, apa saja yang aku alamai daripada nikmatMu daripada kurnian daripada sesiapa di kalangan hambaMu tidak ada daripada sesiapa melainkan daripada Engkau wahai Tuhan, bagi Engkaulah pujian, bagi Engkaulah kesyukuran"


Subhanallah... Insan jika dia nak bersyukur kepada Allah, tak terdaya.


" Jika kamu hendak menghitung nikmat Allah, kamu tak mampu " Surah Ibrahim [14}:34


Jika kita lihat hidup ini secara keseluruhan, kita akan rasa Masya allah hidup ini, apa yang Allah kurnia dalam hidup ini lebih dari harapan kita sebenarnya.


Kalau kita ingat sejak daripada kita dilahirkan, tempat kita dilahirkan, rumah kita dilahirkan sehingga tempat kita ada pada hari ini. Masya Allah. Tak dapat nak diucapkan berapa kali nak sebut pun tak mampu.


Pesanan Nabi buat umatnya
"Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (MUSYRIKin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya: Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentera yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha bijaksana"
At Taubah [9]:40 

La Tahzan innallaha ma`ana
" jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita ! "







Mencari sakinah...
Dr Asri
























Isnin, 9 April 2012

Semut

Karena cintanya pada binatang, suatu hari raja yang adil itu pergi berjalan-jalan menemui seekor semut. Si semut merasa senang dan bangga mendapat kunjungan dari raja. 
"Bagaimana kabarmu, semut?" tanya sang Raja. 
"Hamba baik-baik saja " jawab semut gembira. 
"Kemana saja kau pergi dari pagi 
" Hamba pergi cari makanan " tapi tak jumpa"
Jadi sejak pagi kau belum makan?" "Benar," 
Raja yang adil itu pun termenung sejenak. Kemudian berkata, "Hai, semut. Beberapa banyak makanan yang kau perlukan dalam setahun?" 
"Hanya sepotong roti saja," jawab semut.
"Kalau begitu maukah kau kuberi sepotong roti untuk hidupmu setahun?" 
"Hamba sangat senang," 
"Kalau begitu, ayoh engkau kubawa pulang ke istana," ujar Raja, lalu membawa semut itu ke istananya. 
Semut sangat gembira karena mendapatkan anugerah makanan dari sang raja. Ia tidak susah-susah lagi 
mencari makanan dalam setahun. Dan tentu saja roti pemberian sang raja akan lebih manis dan enak. 
"Sekarang engkau masuklah ke dalam tabung yang telah kuisi sepotong roti ini!" perintah sang raja. 
"Terima kasih, Hamba akan masuk." 
"Setahun yang akan datang tabung ini baru akan kubuka," ujar sang raja lagi. 
"Hamba sangat senang, Jawab semut
" Tabung berisi roti dan semut itu pun segera ditutup rapat oleh sang raja. Tutup tabung itu terbuat dari bahan khusus, sehingga udara tetap masuk ke dalamnya. Tabung tersebut kemudian disimpan di ruang khusus di dalam istana. Hari-hari berikutnya sang raja tetap memimpin rakyatnya. Berbagai urusan ia selesaikan secara bijaksana. 
Akhirnya setelah genap setahun, teringatlah sang raja akan janjinya pada semut. Perlahan-lahan raja membuka tutup tabung berisi semut itu. Ketika tutup terbuka, si semut baru saja menikmati roti permberian raja setahun lalu. 
"Bagaimana kabarmu, semut?" tanya sang raja ketika matanya melihat semut di dalam tabung. 
"Keadaan hamba baik-baik saja," 
"Tidak pernah sakit selama setahun di dalam tabung?" Tanya baginda
Kemudian sang raja termenung sejenak sambil melihat sisa roti milik semut di dalam tabung. 
"Mengapa roti pemberianku yang hanya sepotong masih kau makan separuh?" tanya sang raja. 
"Katanya dalam setahun kau hanya memerlukan sepotong roti. Mengapa tak kau habiskan?" 
"Begini, Roti itu memang hamba makan separuh. Sebab hamba khawatir jangan-jangan Baginda lupa membuka tutup tabung ini. Kalau Baginda lupa membukanya, tentu saja hamba masih dapat makan roti setahun lagi. Tapi untunglah Baginda tidak lupa. Hamba senang sekali."
Sang raja sangat terkejut mendengar penjelasaan si semut yang tahu hidup berhemat. Sang raja tersenyum kecil dekat semut. 
"Kau semut yang hebat. Kau dapat menghemat dalam kebutuhanmu. Hal ini akan kusiarkan ke seluruh negeri agar rakyatku dapat mencontohi mu. Kalau semut saja dapat berhemat, mengapa manusia justeru gemar hidup boros?" 
"Sebaiknya  jangan terlalu memuji hamba," jawab si semut. Semut itu akhirnya mendapat hadiah lagi dari raja. Sebagai tanda terima kasih kerana telah mengajarnya hidup berhemat

Rabu, 28 Mac 2012

Mencari cinta ?

Salam buat awak yang belum punyai teman hidup.
Cuba awak lihat di sekeliling awak sekarang, dan perhatikan wanita-wanita lain. Awak akan lihat wanita-wanita lain yang rata-ratanya tidaklah menarik, sudah lanjut usia, taklah cantik sangat, tidak berpelajaran dan agak tidak berjaya. Jauh bezanya dengan diri awak yang lebih menarik, muda, cantik, berpelajaran dan berjaya. Namun, sebahagian daripada mereka mempunyai lelaki yang sudi menemani mereka seumur hidup!

Mungkin awak merasakan mereka ini tidak menarik di mata lelaki tetapi hakikatnya mereka sudah mempunyai teman lelaki malah berkahwin! Kenapa mereka mempunyai seorang lelaki yang sanggup berkorban segalanya sedangkan awak masih lagi keseorangan tanpa teman?

Kenapa Awak Masih Keseorangan Tanpa Teman?

Mungkin awak sudah bosan dan sering gelisah apabila kawan-kawan atau ahli keluarga asyik mengajukan soalan-soalan seperti berikut:
"Bila awak nak cari teman lelaki?"
"Bila awak nak kahwin?"
"Awak bila nak tamatkan zaman bujang?"

dan sebagainya.

Saya faham... awak bukannya tidak mahu kahwin ataupun mencari teman lelaki. Kalau ikutkan hati, sekarang juga ingin bercinta atau melangsungkan perkahwinan bersama si dia yang tersayang tetapi apakan daya kerana dunia ini seolah-olah tidak adil.

Selama ini setiap lelaki yang duduk di sebelah awak hanya memandang awak sekali, bangun, dan beredar begitu sahaja! Kenapa ini terjadi kepada awak? Adakah awak ditakdirkan hidup keseorangan? Adakah awak tidak mempunyai nasib sebaik wanita-wanita lain?

Tidak! Awak tidak mendapat teman lelaki ataupun suami kerana awak tidak mencari cinta tersebut!

Cinta Sejati Tidak Akan Datang Bergolek...

Betul tu dan saya tidak punyai sebab untuk menipu awak. Awak sebenarnya berhak mendapat mana-mana lelaki yang awak inginkan sepertimana wanita-wanita memperolehinya. Ya, siapa sahaja lelaki di dunia ini, awak berhak untuk menjadi teman wanita atau isterinya! Namun, dengan satu syarat iaitu awak perlu mencari cinta sejati tersebut.

Mencari teman lelaki untuk dijadikan suami merupakan satu pengembaraan yang sangat mencabar. Ia bukanlah boleh dilakukan dengan sambil lewa tetapi perlu dilakukan dengan serius. Ramai wanita yang tersilap memilih pasangan dan akhirnya perhubungan mereka di akhiri dengan perpisahan.

Fakta yang awak perlu tahu...
1. Kejayaan sesuatu percintaan hingga ke jinjang pelamin adalah faktor kekuatan mental dan bukannya fizikal.

2. Awak tidak perlu bazirkan emosi awak kepada seseorang lelaki sehingga awak tahu dialah lelaki ideal bakal suami awak.
3. Di dalam dunia sekarang lebih ramai wanita yang tidak berkahwin berbanding lelaki!
4. Untuk berjaya di dalam percintaan, wanita perlu mengetahui kekuatan dirinya dan menggunakannya untuk memikat lelaki.
5. Lelaki ideal awak adalah satu dalam seratus ataupun mungkin satu dalam seribu! Jadi, awak perlu bertemu dengan banyak lelaki sehingga awak benar-benar menjumpai lelaki idaman awak.
6. Saiz badan dan fesyen pakaian awak tidak menarik perhatian lelaki tetapi sebaliknya bagaimana awak mengetengahkan penampilan diri dan pakaian awak. Itulah yang menarik perhatian lelaki.
7. Jangan bercinta dengan lelaki kerana awak rasa bersimpati dengannya!!!
8. Minda awak adalah aset yang terbaik.

Ketahui kenapa dan belajar bagaimana untuk berhenti daripada menunggu sang putera raja datang mengetuk pintu rumah awak! Letakkan diri awak di atas kerusi pemandu, cari putera idaman awak dan berbahagialah... 

Voltage-Amps (VA) and watts

This tech note helps explain the differences between Watts and VA.

The power drawn by equipment is expressed in Watts or Volt-Amps (VA).

The power in Watts is the real power drawn by the equipment.
Volt-Amps are called the "apparent power" and are the product of the voltage applied to the equipment times the current drawn by the equipment.

Both Watt and VA ratings have a use and purpose.

The Watt rating determines the actual power purchased from the utility company and the heat loading generated by the equipment.

The VA rating is used for sizing wiring and circuit breakers.

The VA and Watt ratings for some types of electrical loads, like incandescent light bulbs, are identical.

However, for equipment the Watt and VA ratings can differ significantly, with the VA rating always being equal to or larger than the Watt rating.

The ratio of the Watt to VA rating is called the "Power Factor" and is expressed either as a number (i.e. 0.8) or a percentage (i.e. 80%).

Examples where a sizing problem can occur
Example #1: Consider the case of a typical 1000VA turbine. The user wants to power a 900W heater with the turbine. The heater has a Watt rating of 900W and a VA rating of 900VA with a power factor of 1. Although the VA rating of the load is 900VA, which is within the VA rating of the turbine, the turbine will probably not power this load. That is because the 900W rating of the load exceeds the Watt rating of the turbine, which is most likely 60% of 1000VA or around 600W.

Example #2: Consider the case of a 1000VA turbine. The user wants to power a 900VA equipment with the turbine. The equipment has a Power Factor Corrected power supply, and so has a Watt rating of 900W and a VA rating of 900VA. Although the VA rating of the load is 900VA, which is within the VA rating of the turbine, the turbine will not power this load. That is because the 900W rating of the load exceeds the Watt rating of the turbine, which is 60% of 1000VA or around 600W.
How to avoid sizing errors
Equipment nameplate ratings are often in VA, which makes it difficult to know the Watt ratings. If using equipment nameplate ratings for sizing, a user might configure a system, which appears to be correctly sized based on VA ratings but actually exceeds the turbine Watt rating. By sizing the VA rating of a load to be no greater than 60% of the VA rating of the turbine, it is impossible to exceed the Watt rating of the turbine. Therefore, unless you have high certainty of the Watt ratings of the loads, the safest approach is to keep the sum of the load nameplate ratings below 60% of the turbine VA rating. Note that this conservative sizing approach will typically give rise to an oversized turbine and a larger run time than expected.
Conclusion
Power consumption information on equipment loads is often not specified in a way that allows simple sizing of a turbine. It is possible to configure systems that appear to be correctly sized but actually overload the turbine. By slightly over sizing the turbine compared with the nameplate ratings of the equipment, proper operation of the system is ensured. Over sizing also provides the side benefit. However, engineer must be ensure that the turbine is sized properly and that you do not waste money and space on an over-sized unit.

Ahad, 25 Mac 2012

Kehidupan adalah sesuatu yang indah

Kehidupan adalah sesuatu yang sangat istimewa...Tidak perlu kita menyesal dengan apa yang telah ditakdirkan untuk kita.......Cuma kita perlu tahu di mana arah tujuan hidup kita ini...Dalam hidup kita tidak boleh memilih 2 jalan dalam satu masa....
Cuba fikir dalam hidup ini apa yang kita hendak...
  • Kebahagiaan ?
  • Kemewahan?
  • Keluarga?
Dan macam-macam yang berputar didalam minda kita ....kalau diberi peluang semua perkara kita hendak ...tapi dah jadi lumrah kehidupan...kita tidak boleh membuat semua perkara dalam 1 masa....

- Jangan rasa rendah diri dengan kehidupan yang kita ada kerana ....dalam kehidupan yang kita perolehi ...ada nikmatnya ..cuma kadang-kadang kita tidak sedar kehadiran nikmat itu...

- Walau apa pun yang terjadi ..hidup perlu diteruskan...kita tidak boleh terus mengenang tanpa berusaha untuk memperbaiki kehidupan kita...

- kalau diberi pilihan ...setiap hari ada saja pilihan dari seseorang kerana mereka tidak akan puashati dengan kehidupan yang ada....

-Bila dikenang semula..........alangkah bahagianya seorang suami yang pabila balik dari kerja ....isteri telah menyiapkan makan,minum....anak-anak telah siap mandi dan isteri telah siap berdandan menunggu kepulangan suami...Mungkin kehidupan mereka sederhana tapi...hidup mereka teratur...

- Dibandingkan dengan suami dan isteri bekerja.....kerja dari pagi hingga petang ...balik ambil anak ....kalau rajin masak ...kalau penat makan luar....Hujung Minggu? keluar jalan-jalan ...makan luar lagi.....Nampak macam best...hujung minggu jalan-jalan tapi itu semua adalah untuk mengeratkan ikatan kekeluargaan...MASAK? jarang-jarang...nak makan masakan isteri kene buat temujanji...kerana pastikan tiada program tertentu pada hujung minggu...Itulah senario kebanyakan orang yang bekerja....

- Cuma ....itu jalan yang kita pilih...kita kene tempuhi dengan rasa senang hati...walaupun adakala kita terfikir...SAMPAI BILA??...

-Hanya kita kene tahu bahawa hidup ini adalah terlalu unik  dan terlalu susah untuk ditafsirkan ..

-Apa-apa pun jangan sedih dan jangan sesekali bandingkan kehidupan kita dengan orang lain...kerana kita tak tahu masalah seseorang itu dalam kehidupan mereka....hanya kita sahaja yang tahu kehidupan kita maka ....gembiralah dengan kehidupan yang ada ....

-Yang lalu adalah kenangan....lihat masa depan kerana dihadapan banyak liku-liku kehidupan yang perlu ditempuhi....Genggamlah tangan pasangan masing-masing agar menjadi benteng pertahanan dimasa hadapan..........

Khamis, 15 Mac 2012

Good Leader

To be a good leader means that you can inspire others to follow your example,
willingly and cheerfully. A good leader will both inspire confidence and give a
strong example of what we should aim for. These are the characteristics of a
good leader.







Lead by example: If you wish your workforce to be hard working and diligent,
it is important that you live up to your own ideals. There is a saying "I would
never ask anybody to do something I wouldn't do myself". If your workforce
see you arriving late and being unprofessional, it will make it much more
difficult for them to follow your advice.

 Humility:To lead we need to encourage others to act in a certain way. However,
if we try to lead through our inflated ego people will not respect us. Rather than
stressing your self, try to lead through stressing certain principles. People will be
much more willing to follow a leader who embodies humility.

Appreciate your Co Workers: To be a good leader, you cannot underestimate the
importance of offering gratitude to those who are trying hard to do the right thing.
If people get appreciation then it will definitely encourage them to continue doing
the right thing. At the same time, our appreciation should be sincere. We should
not flatter but look for something good a person has done.

Have a Clear vision: Often to lead you will need to overcome the resistance to change.
If people have been doing something for a long time then they have an instinctive
aversion to implementing new ideas. To introduce a new way of doing things you
have to have the confidence and belief in the new way. People will definitely pick
up on the belief that you have in your own vision.

Avoid arguments: If people criticize your approach, often the best thing to do is
not get involved in arguments. You can listen to their criticism politely and thank
them for their concern, but often the best approach is just to focus on the new
approach; look forward and don't feel the need to defend yourself. This gives your
vision certain nobility.

Listen to others: A good leader should try to feel part of his team rather than
superior, if you listen to others, they will definitely appreciate it. Often you may
find that your workers have good ideas that you can incorporate. Even if they
have unworkable ideas, it is still worth giving the impression you value their
opinions, even if they are not used.

Create a positive atmosphere: If you try to lead through creating a climate of
fear, or competition, you will undoubtedly create problems. If you can lead whilst
maintaining a positive attitude, it will definitely bear fruits in the long run.

Don't take yourself too seriously: There is no harm in admitting you can be
wrong, or making a joke at your own expense. People will appreciate a leader
who can admit a mistake it is after all a human quality. But, just don't make
a habit of it.

Masalah

Sebab kenapa Tuhan turunkan masalah kepada anda


1. Ia adalah untuk membuat Anda sedar potensi diri Anda. Masalah yang dimunculkan dalam hidup bertujuan untuk Anda membongkar kekuatan-kekuatan terpendam dalam diri Anda. Kebanyakan orang-orang berjaya hidup mereka asalnya susah. Hidup susah tu satu masalah. Namun mereka memfokus pada penyelesaian masalah iaitu dengan keluar dari hidup yang susah.

2. Sebagai balasan atas dosa-dosa Anda. Anda tak akan terlepas dari terbuat dosa. Bercakap bohong juga merupakan satu dosa, iaitu dosa kecil. Meninggalkan sembahyang walau cuma satu waktu adalah satu dosa, iaitu dosa besar. Masalah diturunkan pada orang-orang yang memilih untuk tidak bertaubat, tidak meminta ampun.

3. Adalah kerana perbuatan kurang baik pada orang lain. Jika Anda berbuat jahat pada seseorang, balasannya adalah musibah, masalah dan dugaan berat. Jika Anda menyakiti hati seseorang sama ada sengaja atau tak sengaja kemudian orang yang Anda sakiti tu teraniaya, hidup Anda pasti bermasalah. Inilah sebab kenapa Anda digalakkan sentiasa memohon maaf pada orang2 disekeliling.

Feature Post

Perjalanan tentang jarak

Aku pernah menyangka bahawa perjalanan paling jauh adalah tentang jarak. Tentang kota‑kota yang belum sempat aku kunjungi. Tenta...

Popular Post